
Ini kesan saya selama kurang kebih enam bulan mengikuti pelajaran Fisika bersama Pak Rudy Hilkya atau yang akrab disapa Pak Rudy saja.
Jujur ketika saya masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama atau yang lebih dikenal SMP, saya menyukai pelajaran Fisika terutama pada saat saya duduk di kelas VII dan VIII SMP, tapi begitu saya naik di kelas IX SMP, saya mulai menemukan kesulitan-kesulitan yang membuat saya menjadi sangat tidak mengerti dengan “APA ITU FISIKA?”. Semuanya berlanjut hingga saya masuk ke tingkatan yang lebih tinggi lagi dari SMP yaitu Sekolah Menengah Atas atau SMA.
Naa, duduk di kelas X SMA membuat saya tambah tidak mengerti, tapi bukan berarti saya tidak mengerti semuanya. Ada beberapa hal yang saya tidak mengerti di Fisika. Lambat laun, saya merasa tertinggal dari teman-teman lainnya yang sepertinya sudah sangat faham dengan pelajaran Fisika. Saya berusaha mengejar ketertinggalan itu, tetapi saya masih belum dapat mengerti juga.
Perlahan-lahan saya mencoba mengerti pelajaran Fisika. Jika ada kesulitan, saya bertanya dengan teman-teman saya di rombel 9 gen 27 seperti Evan Gampa yang sekarang juga masih satu kelas dengan saya di XI IPA 3, dan M. Ridho Rizki yang sekarang berada dalam rombongan XI IPA 5 atau pun Ahmad Farid yang sekarang berada dalam satu rombongan belajar yang sama dengan Ridho.
Tapi syukur alhamdulillah yah, Tuhan masih memberikan kesempatan kepada saya untuk menjajaki jurusan Ilmu Alam. Di kelas XI ini, saya bertekad untuk menjadi lebih baik dan lebih serius lagi.
Saya pernah melihat anak-anak kelas XI gen 26 yang artinya sekarang sudah duduk di kelas XII belajar outdoor bersama Pak Rudy. Sepertinya sangat mengasyikkan.
Saat pertama kali Pak Rudy masuk ke kelas saya yaitu kelas XI IPA 3, kesannya “wow, kayaknya galak ??!!”. Hari pertama masuk kelas, Pak Rudy memperkenalkan diri serta memberi tahu tata tertib selama menhikuti pelajaran beliau.
Setelah pertemuan kedua, ketiga, dan keempat, saya mempunyai kesan baru “wah, kayaknya asik juga ni gur?”..kenapa saya bilang asik? Cekidot…

Pak Rudy mempunyai cara mengajar yang berbeda dengan guru-guru lainnya. Tentu saja, setiap guru mempunyai cara sendiri untuk mengajar muridnya.
Bagi saya, cara mengajar Pak Rudy sangat efektif dan tidak membosankan. Terkadang, kami belajar menggunakan proyektor, tentu saja itu tidak akan membuat kami bosan. Di tambah speaker yang akan memanjakan telinga kami dengan tembang Korea kesukaannya Rabi, Helnida, atau pun Vivi, bahkan mungkin Evan Gampa. Teori-teori yang kami terima terasa lebih lengkap ketika kami juga melakukan praktek.
Cara beliau menjelaskan pelajaran begitu santai sehingga memberikan kesempatan kepada otak saya yang agak sedikit telat mikir atau bahasa gaholnya telmi dapat mencerna pelajaran yang di sampaikan di depan.
Suasana kelas yang hening menjadi meledak apabila Pak Rudy mulai membuat lelucon yang membuat kami ‘tekakak’. Sebelum dan sesudah belajar, kami mempunyai doa tersendiri yang kami ucapkan secara bersama-sama.
Beliau juga menyampaikan motivasi-motivasi yang sangat berguna bagi kami.
Keluarga Asosiasi Sebelas IPA Tiga

Mohon maaf jika ada kata-kata yang kurang berkenan dan kata-kata say tidak tersusun secara rapi karena jujur saja, saya menulis ini dalam keadaan belum mandi di sore hari setelah melakukan berbagai aktivitas.
Terimakasih Bapak, atas pengajaran anda selama ini
INI KESANKU, APA KESANMU ?
Lebih jauh mengenal Pak Rudy Hilkya :
https://facebook.com/groups/fisikarudy/
http://fisikarudy.com/